Aug 05
20
Duration
Another week of ‘nothing happening except it just keep getting worse’. That was one hell of a week, a week where nothing went right and end up with I got hit by a bike (Fortunately, I am okay or was it unfortunately? I have no freaking idea.), my ATM card swallowed by the ATM, a couple of rejection letter (I am getting good at being rejected, great) and still wondering what the hell am I doing now.
Never been so low before, heck, I never even been this pesimistic. But shit did happened, quite a lot, and I don’t know how long can I take it anymore. This is not what I called living, this is what I called ‘damaging mental state’.
Is there any way out of this blackhole? Or am I just wish the impossible? Sure, you can say that there always be a way but have you ever been in my kind of state before? If yes, then I congratulate you for being stronger than me. Really, I congratulate you from the bottom of my heart.
Yeah, it seems only yesterday that I believe that the world is such a beautiful place and now it seems like another round of “Me vs. The whole world”.
How long I could hold on… I wonder.
0 Trackbacks
TrackBack URL for this entry: http://avianto.com/mt4/c23ya9rfhf.cgi/177
6 Comments
You’ll get through.
I may not know what is it like there, but it won’t stop me from trying to cheer you up. Come on, don’t give up. We support you, I support you, that’s the least I can do, morally :)
Mudah2an bisa banyak sabar Boy, ya begitulah tinggal di negeri orang.
Gua juga sudah pernah ngalamin hal yang sama - lamaran ditolak melulu dimana-mana. Biasanya sih, karena mereka males mengurusi workpermit. Mungkin masih mendingan elo sedikit malah, karena waktu itu gua sudah berkeluarga. (jantungan juga euy)
Tapi, gua yakin, sebetulnya pasti ada pihak yang membutuhkan elo. Jadi, usaha terus, temukan siapa dia. Dan, jangan lupa bedakan diri elo dari orang lain / jangan sampai kelihatan sama saja.
Gua dulu akhirnya dapat gawean di BCC karena ternyata mereka butuh “jack of all trades”. Waktu interview, secara tersirat gua sadar bahwa mereka butuh orang spt itu (ternyata kemudian baru ketahuan bhw mrk sdh kebanyakan specialist).
Jadi, setelah interview, gua bikin lagi surat ke manager ybs - membeberkan pengalaman2 gua yang relevan dg kebutuhan mrk tsb. (nekat saja, padahal biasanya kan kalau sudah interview ya tinggal pasrah nunggu hasil :) he he, sok pede saja) Akhirnya jadi deh.
Ini dapatnya setelah berminggu-minggu berusaha. (kalau tidak bisa dibilang berbulan-bulan)
Kalau sepupu gua dapat gawe sbg manajer IT di pabrik kecil, yang tidak bisa menggaji dengan standar yang ada. Namun, krn standar gajinya juga sdh besar utk ukuran kita, maka dia lamar - dan jadi dapat. Lumayan untuk jadi batu loncatan - kalau sudah beberapa tahun disitu, akan jadi lebih mudah utk apply di perusahan2 yg lebih besar.
Beberapa kawan gua malah kerja “kasar” dulu - ada yang jadi “floor engineer” (baca: tukang sapu/pel :) ), cuci piring, dll. Sambil mencari2 lowongan yang lebih cocok.
Pada akhirnya kemudian ada yang berhasil mendapat pekerjaan sbg staf medis, bagian administrasi, atau malah memiliki usaha sendiri.
Mudah2an bisa sedikit meringankan beban, dan menambah semangat elo. Keep the faith.
What about hanging out on irc :D .. #kde-artist Or, doing voluntary work (kde-artists.org) to kill the time.
Okay that was bad ..
Hmm, what about creating demos for showing off, writing stuff for magazines, err .. hmm, lemme think ..
salam kenal mas,
saya nemu web ini di seribusatu.com. sekilas saya baca tulisan dreamer, langsung saya tertarik karena saya juga seorang pemimpi. :
gimana skrg, udah dapat kerja? apakah mas atau saya yang lebih beruntung saya tidak tau, saya sih skrg udah kerja (di jkt) tapi tetap aja merasa seperti katak dalam tempurung.
ada 2 pendapat di comment-nya Harry ini yang memberi saya semangat: 1. Kalau sepupu gua dapat gawe sbg manajer IT di pabrik kecil, yang tidak bisa menggaji dengan standar yang ada. Namun, krn standar gajinya juga sdh besar utk ukuran kita, maka dia lamar - dan jadi dapat. Lumayan untuk jadi batu loncatan - kalau sudah beberapa tahun disitu, akan jadi lebih mudah utk apply di perusahan2 yg lebih besar.
Saya baru setahun bekerja, mungkin 2 atau 3 tahun lagi pengalaman saya sudah cukup matang tuk mendapatkan pekerjaan yang saya harapkan.
- Gua juga sudah pernah ngalamin hal yang sama - lamaran ditolak melulu dimana-mana. Biasanya sih, karena mereka males mengurusi workpermit. Mungkin masih mendingan elo sedikit malah, karena waktu itu gua sudah berkeluarga. (jantungan juga euy)
Saya belum menikah jadi tidak perlu khawatir mikirin dapur ngepul atau kagak. :) Mudah-mudahan kalo udah menikah nanti ngepul terus.
Salam kenal, Risal
emon @ August 20, 2005 6:13 PM
Hangin’ in there buddy! I know you can pull it through.