Feb 05
19
Bannerism
I really want to write about this issue for quite sometime but seems like this is a very sensitive issue for some people, especially those who done this kind of practice (Which somehow I just don’t get it why they take this as a sensitive issue). Let me assure you that this is purely my humble opinion about this particular issue. If you are feel insulted or any other of that feeling then I am practically sorry that you are feel like that but my opinion still stand, no matter what.
Shall we begin then? Let me start with a story.
There was a man living in a nice house with nice access to the main road. The house itsef is kinda nice, it’s quite huge (in fact, it looks like the house itself could expand as much as the man want) and the access to the main road is almost exclusively good - which for some people could cost a lot of money. It is a really nice house and it is free to use for the man. He doesn’t have to pay the rent, pay the maintenance (for the road and the house itself) and other payment.
The only catch is on the top of the front door, there is a sign that said were put by the provider of the house. Just a simple sign with a small logo of the provider with some unobstrusive information. Fair enough. The man is provided with a shelter and an access to the road while the provider put their small token on top of the front door.
But for unknown reason the man feel bothered with the sign. He desperately wanted to remove it. He tried couple of tricks to remove the sign. For unknown reason.
Fin.
So here is the summary, there was a man who were given a place to live and a very good access for free but in return he had to put a small sign on top of his front door. But for unknown reason he was still unsatisfied with that condition and want to get rid of that sign. For me, that isn’t make any sense or is it?
Now the real issue. Replace the ‘place to live’ to web space, the ‘very good access’ to bandwidth, the ‘sign’ to banner. And make that more specific I emphasise on three words: Blogger, Blogspot and Blogger NavBar. I hope you ‘ll get my point.
Blogger NavBar isn’t even a banner. According to Blogger:
The Blogger NavBar is a navigation bar and toolbar with a form that allows people to search just your weblog using Google’s SiteSearch and gives you the ability to check out what’s happening on other recently published blogs with one click. This bar replaces the advertisements that used to be displayed at the top of some blogs.
So would somebody be so kind to enlight me about this simple question:
What is the reason to remove Blogger NavBar if you are having your weblog hosted at Blogspot?
Please, enlight me because right now I am so curious about it.
Note: This entry was inspired by the ongoing debate in id-gmail mailing list. Read the thread (In Indonesian). It is kinda amusing read if you ask me, because this particular character was not even answering the question but covered a wide array of issue including software piracy, type of sentences, the inability to understand the meaning and so on. And this particular character also heavily using the fallacies strategy again and again! Amazing.
17 Comments
Uh, Signal to Noise Ratio in id-gmail is so high (or low? :D). It took me a precious 15 minutes to read your thread with this guy :D.
Amazingly, this behavious is so common around Indonesian bloggers, see http://blogfam.com/forum/viewtopic.php?t=212 for example (and it’s stickied !).
Nice analogy. One thing is, IMHO, some people doesn’t want to look cheap by using blogger (gratisan tm). They want to get rid of that image, by removing google NavBar, or using free domain (ever heard of dot tk?).
Nah, dah dienlighten kan, bwuahauahuaha.
gw pikir mo bahas banner-nya Google AdSense, gak tahunya soal ‘itu’.. he he he
soal NavBar itu: padahal udah gak ada iklannya kayak dulu masih aja dipermasalahkan sama pemakainya.. duh, emang agak keterlaluan deh kalo gitu…
btw, pas jamannya masih banner yg nongol, gw sih dulu pernah nyoba hilanginnya… yah, namanya juga coba-coba… :D
menurut gue.. navbar nya blogger gak ganggu kok. placement nya pas gituh… :)
hihihih.. kalo pake banner kliatannya hratisan gitu kli yee.. :D dan yang hratisan tampak tidak bergaya :D
dasar gue pemuja kemasan
Kalau ndak terlalu ganggu
it’s ok aja :)
kalo saya alasannya simple aja dan ngga masuk alasan yang sudah disebutkan (malu, murahan, dll..ach so bitte guys..:D)…nav bar di blogger menurut saya scr estetis menganggu… (baca: pilihan warnanya amaaat terbatas).
kedua, saya ndak begitu suka dg navbar ini karena memungkinkan terjadinya “loncat-loncat” antar bloggerInnen. iya bila yang up date sebelum kita orangnya ndak iseng, bila iseng?.
saya ndak gitu jelas tau sih apa scr hukum penghapusan navbar termasuk tindak pelanggaran atau tidak, namun bagi saya, penghargaan thd blogger rasanya tak hanya bergantung pd adanya navbar atau tidak.
btw. tenang aja vi..buat saya mah ini sama sekali bukan masalah sensitif..:D ..schoenen Tah noch yaa.
begitu aku baca sampai ke..cuma kasih sign..aku langsung tahu ..yipppi :D karena dulu kan aku blogger jg dan sempet terjadi perdebatan dirumah antara hapus/nggak dan etis/nggak? :)
tp dg alasan lain lagi, suamiku berbaik hati untuk ‘menyewa space’ typepad.. sangat cukup buatku, jd tawaran untuk jg membeli domain aku tolak…biasa ibu-ibu apalagi kalo nggak ngirit! :)
syarat suamiku cuma satu: nulis yg berguna dan tidak buka2 rahasia keluarga :D
still long way tapi yaa berusaha ke situ..karena itu aku seneng dpt link2 macam sini ini..yg oke.. jd aku tdk membelok ke yg tdk berguna :D
tambahan… aku seneng banget this posting! karena sikapku ttg pembajakan/pencurian dan etis/dtk etis (baca: copyright dll) itu hitam dan putih..tdk ada abu-abu..!
dan kesalahan tdk lah menjadi kebenaran, meskipuun telah dilakukan dengan masal dan sangat biasa!
aku nggak berani nulis isu beginian (pdhal pengen banget) karena takut dinilai belagu ..you know what i mean..;)
so, well done to you :D keep up your good work ..
viga: then… don’t read it, as simple as that =).
andriw: enlighten indeed. kayaknya ini alasan umum ya? hmm… wondering
Ben: well. ya, kenyataannya banyak kan yang ngelakuin?
bow: itu yang gue pikir. tapi kayaknya banyak yang berpendapat lain ;)
okke: iya, hratisan emang gak okke eh.. ok banget ya?
Jauhari: tampaknya ini pendapat minoritas ya ;)
Iin: alasan estetis sebenarnya bisa dibantah ;) (tergantung desain weblognya, desain yang baik justru mengakomodasi NavBar itu) dan alasan ‘lompat’ wah, bukannya ini memang masalah umum di WWW? Salah klik efeknya bisa fatal? Anyway, belum pernah ketemu alasan yang benar-benar kuat untuk ‘tindakan’ ini sampai sekarang selain yang didefinisikan beberapa rekan diatas: “malu karena gratisan”… walaupun dengan domain “blogspot” juga udah ketauan kalo gratisan he he he.
rani: terimakasih =), aku juga hati-hati banget kok waktu mau nulis artikel ini, makanya aku gak nulis bagaimana opini pribadiku sendiri (aku nulis opini pribadiku di milis itu, dan itu aja udah bikin orang ngamuk hehehe). btw, artikel tentang London dan sekitarnya selalu menarik buat aku loh. Somehow, I miss London.
hehehe..waduh berhubung saya ndak ngerti design web, jadi saya ndak tau juga design yang baik spt apa yang dapat mengakomodasi navbar spt yang avi maksud..cuma terus terang saja tak adanya navbar bagi saya sama sekali ndak ada hubungannya dg “malu”..spt yang avi sitir..so wie so dg domain blogspot sudah jelas kok gratisan :D.
lepas dari polemik ini —hehehehe kalo bisa dibilang polemik—sebenarnya gimana sih posisi banner (baca navbar) ini dari sisi hukum? makasih ya atas penjelasannya vi sebelumnya :)..schoenen Abend noch :)
tambahan: maksud pertanyaan terakhir gini vi..ada ngga sih peraturan yang tegas dari pihak blogger yang melarang tindakan penghapusan navbar? bila ada, konsekuensi macam apa yang harus dijalankan ? makasih ya atas penjelasannya..
iya juga ya padahal blogger udah berusaha buat ganti adv bannernya ke navbar. Kalo baca komen, mereka bilang spy gak dibilang gratisan kalo make blogger. Tapi kan dari type URL, permalink, archives link kan ketauan kalo itu tuh blogger…[finally have to admit that I always source the html-code if i view someone’s weblog for the first time and try to guess which blogtool s/he uses heheheh :D not to steal the html-codes, but to check…but what to check?!? I dont have any good reason, but its just my bad habit loool] mungkin mereka pikir, kalo ada adv banner, atau navbar [or whatever it is on the top of the page] jadi kurang rapi blognya? dan mungkin…sebagian dari webloggers tuh kepengen anonymous en gak pengen kalo strangers masuk ke blognya melalui navbar nya itu….atau mungkin juga ngilangin begituan udah jadi habit :D
saya sepakat bahwa harus ada kredit bagi blog tool yang kita gunakan. walapun kadang2 pemasangan itu menjadi pro dan kontra yang menarik untuk diamati. ada yg mengatakan cukup banner kecil saja. ada yg mengatakan banner besar juga perlu.
anada mungkin bisa mengamati pro dan Kontra ini di link forum blogfam yg di berikan oleh andriw.
tetapi mungkin andriw lupa tak mencantumkan link Blogfam tentang TREAD “Bagaimana memunculkan Banner blogger” dan itu “Sticky” juga di Otak atik blog. http://www.blogfam.com/forum/viewtopic.php?t=1956
tapi terus terang banyak nyubi blogger yang tak tau kaidah2 ini. saya sendiri ketika pertama kali ngeblog ikut2an meremove banner blogger (nov 2003-awal desember 2003). karena liat blog2 teman2 lain mulus dari banner. tetapi begitu saya menyadari, saya menjadi malu. dan cepat2 memasang banner itu
nah hal2 semacam ini menjadi pelajaran berharga. saya yakin kok banyak orang2 yg ikut2an saja tanpa tau makna remove meremove banner blogger. maka menjadi tanggung jawab bagi para pakar blogger Indonesia untuk mengkampanyekannya dengan bahasa yg baik dan mendidik. karena klo kita memakai bhs yg sinis biasanya orang udah langsung mempertahankan diri dulu walaupun dia tau salah. tetapi saya yakin rata2 tak tahu dan ikut2an berbuat begitu. karena rata2 tidak tahu (seperti saya dulu) atau merasa tak estetis sehingga perlu diyakinkan.
salam maknyak blogfam.com
eh iya lupa maklum dah tua
klo aalasan ingin kelihatan tidak cheap, saya pikir kok tidak ya ( saya dulu pas ngilangin banner itu gak kepikiran itu —tuh iin juga gak kan). karena bijimanapun pakai domain blogspot udah kliatan klo gratisan. (kecuali klo yg ngilangin udah pakar di dunia perblogan kali yah -mungkin lain lagi maksudnya)
anyway itulah kenyataan.
iin: mulai kebayang kok gambaran keseluruhan permasalahan ini. thanks buat maknyak yang memberi input dibawah.
echa: ngintip source HTML sih udah jadi kebiasaanku juga =P. tapi biasanya sekedar penasaran dia bikinnya pake table atau gak hehehe.
maknyak: maksud entry ini memang mencari inti permasalahannya. karena tidak ada asap tanpa api, tidak ada perlakuan tanpa alasan kan? ikut-ikutan juga berbahaya loh, beruntung Google tidak memaksa dengan “disclaimer” mengenai keharusan memasang banner =).
kalau saya lebih mempertanyakan “kenapa sampai kepikiran utk menghilangkan banner”. Kata “kepikiran” ini yang jadi permasalahannya.
ps: montréal?. i miss montréal.
viga @ February 20, 2005 4:55 PM
duh bahasa inggris…. bingung